Arah-berita.com

INFO INTERNASIONAL
//China Bantah Klaim Jepang soal Pelanggaran Udara, Balik Tuduh Pesawat Sipil Jepang Langgar Wilayahnya//Prancis dan Arab Saudi Akan Gelar Konferensi di New York untuk Dorong Pengakuan Negara Palestina//Promosi Pariwisata Indonesia Menggema di Arabian Travel Market Dubai//Duel Lintas Generasi: Aaron McKenna Tantang Liam Smith untuk Gelar WBA Internasional di London//Lebih dari 250 pejabat Mossad tandatangani petisi akhiri perang Gaza//75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-China: Membangun Solidaritas dan Kemajuan Bersama//Indonesia–Turki Teken MoU Strategis untuk Perkuat Kerja Sama Komunikasi Publik//Kebakaran Hutan di Hadong, Korsel, Hampir Terkendali Setelah Upaya Pemadaman Intenif//Israel Hancurkan 90% Kawasan Permukiman Rafah, Gaza//Syafruddin Kambo Bertemu Pangeran Ghazi di Yordania, Bahas Pendidikan dan Kerjasama Internasional//Presiden Erdogan Siap Bantu Pembangunan Ibu Kota Nusantara//Presiden Palestina Abbas Tolak Usulan Trump Soal Relokasi Warga Gaza//Trump Perintahkan Serangan Udara Terhadap ISIS di Somalia//India Berikan Keringanan Pajak untuk Dorong Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Kelas Menengah//TikTok Batalkan Penutupan Akses di AS Setelah Komitmen Trump untuk Tunda Pemblokiran//Tok! Kesepakatan Damai Gaza: Gencatan Senjata Israel-Hamas Tercapai//WNI di Los Angeles Diminta Waspada Dampak Kebakaran Hutan Besar//Menhan RI Bertemu Jepang, Kemenhan Ungkap Isi Pembicaraan Penting//Asia Memanas: China Kirim 153 Jet Tempur & 14 Kapal Perang, Taiwan Siaga//Jadi Proyek Infrastruktur Terbesar, Vietnam Mau Bangun Kereta Cepat Rp1.031 T Tanpa Bantuan Asing//Tinjau Pertanian AS, Mentan RI Disopiri Pejabat Menteri Pertanian Arkansas//Menlu RI Retno Marsudi Dipilih Sekjen PBB Jadi Utusan Khusus//Presiden Terpilih Prabowo, Doakan Trump Cepat Pulih usai Ditembak saat Kampanye//ISIS Klaim Dalang Penembakan di Masjid Syiah Oman Jelang Hari Asyura//FBI Selidiki Penembakan Trump Sebagai Aksi Terorisme//Pelaku Penembakan Trump Thomas Crooks, Korban Bullying SMA//Korsel Pakai Laser ‘Star Wars’ Tembak Rudal Korut//Jokowi Minta Al-Azhar Mesir Bangun Pusat Pengembangan di Indonesia//Dunia Makin Terpanggang, Suhu Setahun Terakhir Lewati Batas Aman//Indonesia-Malaysia Sepakati Batas Negara, Bagi 2 Pulau Sebatik//Kasus Asusila Hasyim Terhadap Petugas PPLN, Kemlu RI Buka Suara

Ketahanan Ekonomi Indonesia Terbukti di Tengah Perlambatan Global, Ekonomi Tumbuh 4,87 Persen pada Kuartal I-2025

Arah-berita – Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,87 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I 2025 mencerminkan ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan ekonomi global yang melambat.

“Pencapaian ini tergolong sangat baik, terutama di tengah perlambatan ekonomi global, di mana sejumlah negara mitra dagang utama Indonesia mengalami kontraksi, seperti Amerika Serikat yang mencatat pertumbuhan negatif sebesar 0,3 persen dan Jerman yang hanya tumbuh 0,2 persen yoy,” ujar Fakhrul di Jakarta, Senin (5/5).

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada hari yang sama, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I ditopang terutama oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,89 persen, serta ekspor yang mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 6,78 persen.

Sebaliknya, belanja pemerintah mengalami kontraksi sebesar 1,38 persen akibat proses normalisasi fiskal pasca-Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Ini menunjukkan bahwa setelah Pemilu yang berjalan sukses, pemerintah mulai kembali menerapkan prinsip kesinambungan fiskal. Ke depan, mesin pertumbuhan akan lebih banyak digerakkan oleh sektor swasta dan konsumsi masyarakat,” imbuh Fakhrul.

Ia menekankan bahwa kesinambungan fiskal ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas kebijakan fiskal yang terjaga dapat menjadi dasar kuat dalam menghadapi ketidakpastian global.

Dari sisi sektoral, sektor pertanian mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 10,52 persen, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 1,1 persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh panen raya serta upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Kekuatan sektor pertanian sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak global. Apalagi ke depan, program seperti Makan Bergizi Gratis diprediksi akan menjadi motor pertumbuhan tambahan di sektor ini,” ungkapnya.

Sementara itu, sektor manufaktur tumbuh 4,55 persen dan berkontribusi sebesar 0,93 persen terhadap pertumbuhan ekonomi. Sektor perdagangan juga tumbuh solid sebesar 5,03 persen dengan kontribusi 0,66 persen, diikuti sektor informasi dan komunikasi yang mencatatkan pertumbuhan 7,72 persen dengan kontribusi 0,53 persen.

Fakhrul menegaskan bahwa dalam menghadapi tantangan global pada 2025, seperti perang dagang dan perlambatan ekonomi dunia, penguatan daya tahan ekonomi nasional di sektor riil dan keuangan harus menjadi prioritas kebijakan pemerintah.

“Implementasi program strategis nasional dan optimalisasi belanja pemerintah pada kuartal-kuartal mendatang akan menjadi bantalan penting bagi perekonomian kita. Ini adalah peluang untuk menstimulasi pertumbuhan dan menjaga stabilitas di tengah tekanan eksternal,” pungkasnya.

Leave a Comment