Arah-berita – Kebakaran hutan yang melanda daerah selatan Hadong, Korea Selatan, sebagian besar telah berhasil dipadamkan pada Selasa, sehari setelah terjadinya kebakaran kembali di wilayah yang sebelumnya dilanda kebakaran hutan terburuk dalam sejarah negara itu bulan lalu. Meski begitu, upaya pemadaman masih terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menimbulkan bahaya lebih lanjut.
Menurut laporan dari Dinas Kehutanan Korea, kebakaran utama di Hadong, yang terletak sekitar 290 kilometer di tenggara Seoul, telah dikendalikan hampir sepenuhnya hingga pukul 11 malam pada Senin (7/4), dengan sekitar 99 persen api berhasil dipadamkan. Meskipun demikian, api masih menyala di beberapa titik, yang membuat upaya pemadaman terus berlanjut sepanjang malam.
Dinas Kehutanan Korea segera merespons dengan tingkat kewaspadaan Level 2 dan mengerahkan lebih dari 36 helikopter serta sejumlah personel tambahan untuk membantu memadamkan api. Sayangnya, api utama belum dapat sepenuhnya dikendalikan sebelum matahari terbenam. Namun, upaya tidak berhenti di situ. Setelah matahari terbenam, pihak berwenang segera mengerahkan 72 peralatan tambahan dan 753 personel untuk melanjutkan pemadaman pada malam hari.
Dengan kondisi yang menuntut kerja ekstra, pihak berwenang berencana mengerahkan kembali helikopter ke lokasi kebakaran segera setelah matahari terbit. Para petugas dan tim pemadam kebakaran bekerja dengan penuh semangat dan koordinasi yang ketat untuk memastikan api tidak merambat lebih jauh dan menghancurkan lebih banyak area hutan serta mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar.
Di sisi lain, sekitar 506 warga yang terkena dampak kebakaran telah mengungsi ke sekolah-sekolah terdekat demi menjaga keselamatan mereka. Keputusan untuk mengungsikan warga ini diambil sebagai langkah preventif agar tidak ada korban jiwa dari kejadian kebakaran yang meluas ini. Para pejabat setempat terus memantau situasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, sembari berupaya keras untuk menanggulangi kebakaran yang melanda daerah tersebut.
Kebakaran hutan ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, terutama di musim kemarau yang dapat memperburuk situasi. Para pihak berwenang di Korea Selatan tetap berkomitmen untuk mengendalikan kebakaran ini dengan segala upaya yang ada, sembari memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan warga yang terdampak.
Kebakaran ini juga menjadi peringatan bagi pentingnya upaya pencegahan dan mitigasi bencana yang lebih baik, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran hutan yang dapat terjadi kapan saja. Pemerintah setempat berjanji akan terus memberikan pembaruan terkait perkembangan pemadaman dan kondisi pasca kebakaran, demi memastikan bahwa area yang terkena dampak bisa pulih kembali dan warga yang terdampak dapat segera kembali ke rumah mereka.
